Perlengkapan Menyusui untuk Ibu Bekerja

Arsip Ibu, Arsip Informasi

Duluuuuu, saya mikirnya untuk breastfeeding itu ya modalnya cuma breast. Sama sekali ngga kepikiran tuh tentang mekanisme untuk ibu bekerja yang tetap mau memberikan asi untuk buah hatinya. Dan yang parah, saya dulu bercita-cita untuk memberikan susu formula yang paling tren dan bikin anak pinter *korban iklan* untuk anak-anak saya nanti. Pahamnya ASI untuk bayi itu ya cuma 6 bulan saja.

Alhamdulillah masa-masa jahiliyyah itu sudah berlalu. Meski belum sempurna, sekarang saya mulai paham seluk beluk perASIan. Dan saya pun akhirnya tahu sesuatu yang disebut ASIP (ASI perah/pompa) hahaha.. (kemana aja buuuu?). Untuk mendapatkan ASIP, bisa dengan tangan kosong (tanpa alat) atau dengan alat. Mengeluarkan ASI dengan tangan tekniknya disebut marmet, ini lebih direkomendasikan ketimbang menggunakan breastpump. Tetapi setelah belajar dari video di youtube dan teori dari beberapa referensi plus beberapa kali praktek, sepertinya saya tidak bakat dibidang marmet. Saya lebih percaya diri menggunakan breastpump.

Nah, untuk mendukung karier saya dalam menyusui Ilan. Saya pun “mempersenjatai” diri saya dengan beberapa alat, seperti di bawah ini :

image

Freezer
Freezer ini gunanya untuk menyimpan ASIP. Disarankan menggunakan freezer khusus yang tidak tercampur dengan bahan makanan lain guna menjaga kualitas ASIP. Jenis freezernya bisa apa saja, mulai dari freezer kulkas 1 pintu, 2 pintu sampai deep/chest freezer. Beberapa referensi menyatakan deep freezer memang lebih baik untuk menyimpan ASIP karena suhu lebih stabil (jarang dibuka) dan lebih dingin. Semakin dingin, maka ASIP semakin awet. Kisaran harga deep freezer mulai 1,8 juta. Saya dan suami sementara ini memutuskan untuk menyewa saja, dengan harga sewa 100 ribu/bulan.

Breastpump (pompa ASI)
Ini nih senjata utama working mom yang tidak ahli marmet seperti saya. Saat kehamilan memasuki minggu terakhir, saya mulai membeli breastpump. Berdasarkan hasil mantengin forum terkait, saya memutukan menggunakan yang manual dari Unimom, namanya unimom mezzo. Alasanya karena dengan harga yang lebih hemat, banyak testimoni yang puas dengan breastpump ini. Harganya 210 ribu saat saya beli. Dan bagaimana hasilnya? Saya cukup puas dengan pompa ini, terbukti nyaman dan mudah memancing LDR. Pompa kedua yang saya miliki masih jenis manual dari Avent Phillips. Harganya saya dapat miring yaitu 550 ribu karena saya beli ex-kado. Avent manual ini memang terbukti nyaman dan menghasilkan lebih banyak ASIP dalam waktu yang lebih singkat. Sayangnya botol untuk avent manual harus botol avent juga. Karena saya males agak repot kalau harus ganti botol karena penuh, saya beli lagi 2 buah botol Avent berukuran 260 ml. Padahal pada prakteknya jarang sekali mompa bisa sampai penuh hehe.

Breastmilk storage (wadah penyimpan ASIP)
Wadah penyimpan bisa macem-macem, tapi saya lebih cocok memakai botol kaca ex-UC dengan tutup ulir. Harganya juga lebih murah cuma 1.300/botol. Selain botol kaca saya juga menyiapkan plastik ASIP untuk berjaga-jaga. Tapi beberapa kali dicoba, Ilan kurang suka dengan ASIP yang disimpan di plastik.

Sterilizer
Sebetulnya lebih hemat kalau menstrerilkan perlengkapan ASIP dengan cara direbus. Hemat listrik. Tetapi, sepulang kantor biasanya energi saya sudah tidak maksimal. Dengan sterilizer elektrik saya tinggal masukkan alat yang mau disteril, pencet tombol, lalu tiduuuur haha.. ya, resikonya biaya listrik membengkak. Pakai merk IQ Baby, beli di babyshop deket rumah.

Cooler Bag
Cooler bag fungsinya untuk menjaga ASIP tetap dingin, karena semakin dingin, ASIP akan semakin tahan lama. Cooler bag ini sangat penting untuk ibu bekerja yang di kantornya tidak tersedia kulkas (lemari pendingin). Kalau untuk saya pribadi, cooler bag saya gunakan untuk membawa ASIP selama perjalanan pulang dari kantor ke rumah. Saya menggunakan Gabag Square yang saya beli secara online di asibayi.com (toko ini cukup lengkap dalam menyediakan pernak pernik menyusui).

Nursing Apron (Penutup Menyusui)
Nursing apron adalah kain yang dijahit sedemikian rupa hingga dapat dikalungkan di leher dan berfungsi untuk menutupi bagian dada saat bayi menyusu di tempat umum. Untuk ibu bekerja biasanya berguna juga untuk menutupi saat memompa (memerah) ASI. Manfaat apron untuk saya pribadi adalah untuk menutupi saat memompa ASI di kantor apabila saya ingin memompa di depan meja kerja saya (biasanya sambil nyambi nonton di PC :P). Saya menggunakan merk Baby Al yang saya beli secara online di Garasi Ayunda dengan harga 70 ribu rupiah.
image

Perlengkapan Mencuci Botol dan Pompa
Perlengkapan ini kudu wajib ada. Sebisa mungkin ada 2 set untuk di rumah dan di kantor. Isinya adalah sabun pencuci dan sikat. Sabunnya saya menggunakan Sleek dan sikatnya merk pigeon. Sikat pigeon ini nyaman digunakan, tinggal puter aja.

Baiklah, itu tadi semua adalah senjata menyusui saya. Semoga bisa memberikan gambaran untuk new mommies yang sedang bersiap-siap berjuang memberikan ASI sambil bekerja. Mari dukung setiap bayi mendapatkan haknya.

One thought on “Perlengkapan Menyusui untuk Ibu Bekerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s