Dylan : 19-20 Bulan

Arsip Dylan

Ilan 20 bulan mulai belajar berbagi dan bermain bersama. Ilan juga sudah khatam bab ‘saling melengkapi itu indah’. Dulunya Ilan medit, maunya pinjam mainan teman, tapi pas temannya mau pinjam mainan Ilan, ngga akan dikasih. Lama-lama teman-temannya Ilan jadi males dong mainan bareng Ilan yang medit. Segala puji hanya bagi Allah yang kemudian memberi Ilan hidayah hahaha… Ilan sekarang paham, kalo mau pinjam mainan teman ya harus mau meminjamkan mainan juga dong. Saling melengkapi itu indah kan Lan? 🙂

Entah niru dari mana, Ilan lagi seneng jalan jinjit. Apalagi kalo dialem. Sering dijadiin bahan koreo 😀

“Ilan, maju Lan”
“Munduuuuuur”
“Muter-muteeeeeeer”
“Jinjiiiiit”

image

Ilan jinjit. Harap abaikan jemuran dan gambar yg ngga fokus 😀

Komunikasi verbal Ilan sudah aktif bingits. Ya, pelafalannya belum sempurna, tapi kalo udah biasa komunikasi sama Ilan bisa paham apa yang Ilan maksud. Sebagian besar kata diambil bagian belakangnya saja. Ini nih yang repot, karena ‘bo’ artinya bisa bobo, cebok atau spongebob 😀 . Pinter-pinternya kita baca sikon aja sih. Ada 2 kata yang Ilan ngga ambil kata belakangnya yaitu ‘cok’ untuk ‘cokelat’ dan ‘nunu’ untuk ‘nyusu’. Kalo Ilan kesel biasanya ngromed panjang lebar yang ga jelas banget ngomong apaan, tapi lucu aja ndengernya hahaha.

Karena komunikasi verbalnya udah aktif, Ilan udah bisa diajakin tanya jawab:

“Namanya siapa?”
“Iyyan”
“Ilan sukanya apa?”
“Nunu”
“Kalo ibu kerja Ilan sama siapa?”
“Iyang”

Seumurnya Ilan ini kabarnya lagi dilanda sindrom yang namanya ‘sok gede’. Makan maunya apa-apa dikerjain sendiri. Makan pun maunya sendiri. Ini keren, karena berarti Ilan sudah punya karakter ‘susah disuap’ hahaha.. bekal untuk jadi pemimpin masa depan.

image

Ilan mamam pisang sendiri (dan habis, yeaaaaay!)

Ilan makin jago njiplak dan niruin kegiatan orang dewasa yang dilihatnya. Contoh sekecil apapun yang menarik minatnya pasti diikutin. Ini adalah kesempatan emas untuk menanamkan nilai-nilai penting dengan cara mencontohkan perbuatan baik dengan riang gembira agar Ilan berminat lalu meniru.

wpid-img_5005.jpg

Kalo diceritain semua, kayaknya ngga akan abis-abis deh hahaha… *mamak narsis*. Oiya, dulu saya sempat khawatir sama perkembangan sosial Ilan. Khawatir banget kok Ilan kayaknya lebih seneng main sendiri. Alhamdulillah sekarang ngga lagi, bisa dilihat Ilan sering memulai mengajak teman lain bersosialisai, walaaaaau, masih suka pilih-pilih teman. Ini nih PR saya dan ayahnya Ilan, membuat Ilan lebih supel bergaul dan ngga pilah pilih teman.

wpid-img_4976.jpg

Ilan masuk box

Entah kapan mulainya, Ilan sekarang kalo ada yang dipengenin atau ada hal menarik yang mau diceritain langsung narik-narik tangan saya atau siapapun yang jadi target. Dan, maksa. Kita harus ikutin diajak kemana sama Ilan. Ini juga PR saya dan ayahnya Ilan, membuat Ilan jadi anak yang sanggup kecewa kalau ada hal yang tidak sesuai dengan Ilan. Ah, PR kami masih banyak Lan, kita belajar bersama ya Nak!

wpid-img_5056.jpg

Ilan manjat di rumah mainan balon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s